Maksud loe???
Tuesday, April 29, 2008
Hmmmm barusan gue terlibat dalam satu perbincangan menarik dengan sodara gue (yang udah lama ngga ketemu dan ngobrol), berhubung jumlah temen-temen gue yang kawin dan beranak pinak makin hari makin nambah, ya gue tanya kapan dia kawin karena gue tau dia tuh udah 8 tahun pacaran sama cowoknya.

Jawabannya standard, "Rencananya sih tahun depan."
Terus gue bilang, "Wah gokil ya semua orang pada kawin kabeh..."
Eh tapi tiba-tiba dia bilang, "Iyalah life goes on, emangnya loe.. maunya pacaran mulu."

HAHAHA. Untung sodara, kalo ngga sih gue toyor.
Kalo emang nyari calon suami segampang gue beli kucing sih gue kawin besok deh sama tetangga gue! Ada yang hoki urusan cinta, ada yang nggak. Masalahnya, cewe tipe gue ini susah bisa settle sama cowo yang standard. Sama yang bego dikit gue kesel, sama yang ngga kompeten gue ngga sabar, sama yang telmi apalagi. Yang berantakan aja gue usir dari rumah, apalagi yang nggak bisa ngurus gue.

Emang temen-temen gue belakangan ini banyak yang udah pada kawin dan mulai beranak pinak tapi ya emang mereka itu udah umurnya. Sewajarnya mereka kawin, kalo ngga sih kasian, tua bangka pada sendirian. Gue juga ogah gitu sih. Kebanyakan temen gue itu diatas 25-30 taun semua, dan emang usia-usia yang normal (malah cenderung telat) untuk kawin. Seumur gue sih emang ngga harus cepet-cepet kawin, ngapain juga? Kawin muda terus 10 tahun kemudian divorce? Cerita lama...

Putus juga bukan pilihan, kalo memang bisa dan cocok sih kenapa ngga dilanjutin lagi. Tapi kalau memang ada yang lebih baik dan kebetulan bisa cinta ya kenapa juga ngga dijabanin? Jaman sekarang tuh cinta bisa kejadian dimana aja dan kapan aja, sama siapa aja. 10 orang dikurung di Big Brother buntutnya pasti pada ewe-ewean, buntutnya bilang cinta atau sayang. Ngga juga... Temen gue di Amerika sekarang tiba-tiba 'pacaran' sama 'mantan' gue, apa emang ngga ada orang laen? Dari dulu mereka kenal, gue juga sering jodohin mereka (karna gue tidak merasa ada future sama cowo itu) tapi menurut gue cinta jaman sekarang itu bener bener conditional dan bukan unconditional. Si anu bisa jadi sama si anu, gila... kayaknya dari dulu maen bareng, tau taunya bisa pacaran sekarang? Apa emang udah ngga ada orang laen lagi? Atau karena takut sendirian? Temen-temen udah pada abis, akhirnya hook up sama sesama yang single?

Gue sih udah cape pacaran. Tapi kan katanya harus pacaran dulu sebelum kawin bukan? Atau lebih gampang beli kucing dalam karung? Should we settle for less or continue on looking for the better ones? But even then, do we really know what is best for us? Because I know for a certain fact that sometimes even after 30 years of marriage, one could still ponder why the hell they got married.

Labels:





2 comments


 
Game On Exhibition

Went to a video game exhibition in ACMI Melbourne last weekend, I gotta say.. it was quite impressive. A very clever idea and it was very fascinating to see the progress of the industry.

Segala macem video game dari yang prehistoric sampe the latest technology ada on display, bisa dimainin juga. Mesin ding dong dari jaman jadul sampe PacMan di projector screen segede bagong bisa dimainin.
Gue sih dulu suka main SEGA sama Nintendo tapi udah ngga pernah lagi sih. Yang menarik itu konsep di balik video game dimana secara tidak langsung lewat game-game virtual ini bisa memprogram masyarakat secara unconscious. Salah satu social tool yang paling efektif dan personal. Aspek sosial video game ini penting apalagi di masa mendatang dimana science fiction akan lebih berkembang lagi. Psikologi anak-anak juga sangat terpengaruh melalui video game maka dari itu konsep dari setiap permainan sangat penting untuk di develop dengan benar. Teknologi jaman sekarang makin canggih, udah bisa pake sensor, bisa main tennis, dsb. What's next? Dampak sosial dari perkembangan industri ini harus dipantau terus, karena video game itu cara yang paling gampang untuk 'mendidik' orang banyak. Contoh: Counterstrike, jangan cuma bisa ngajarin orang jadi terroris, tapi bikin game macam Sim City yang juga bisa ngajarin management dan planning.
Buat kalian yang maniak video game, ajak temen rame rame ke ACMI kalo weekend ngga ada kerjaan...

Labels: , , , , ,





0 comments


 
Ngantuk
baru nyadar ternyata udah hari-hari terakhir bulan April aja.. gawat deh jaman sekarang, sebulan berasa cepet banget, setaun ngga kerasa.. tau tau udah makin tua aja tapi segalanya makin membosankan. at least sekarang ini gue lagi bosen. banget.

bulan ini harus bikin semua paper karena awal juni udah confirm balik jakarta. ke singapore dulu seminggu, lumayan deh... gue ngga sabar pengen makan hawker sampe mencret-mencret. yang namanya chicken rice $2 sama roti canai singapore ngga ada yang ngalahin banget. sekalian ketemu orang-orang yang udah lama ngga ketemu, adik gue ulang taun plus graduation high schoolnya dia. bulan juli dia berangkat ke canada... gue visitnya summer aja deh, ogah banget winter di canada sih. sydney aja sekarang udah mulain dingin gue udah mengutuk-ngutuk terus kerjaannya.

apa lagi? hmmm... belakangan gue udah berfikir keras dan akhirnya udah lumayan mantap dengan decision gue mau konsentrasi di bidang apa sehabis lulus ini. gue ogah balik media dan broadcast lagi, jaman-jaman itu udah lewat buat gue. kerja entertainment sama fashion ya seru tapi masih tetep bisa dibilang shallow dan gitu-gitu aja, ngebosenin lama-lama. so, sepertinya urban planning and sustainable design deh.. segala-gala yang berbau environment dan green architecture bakalan gede, masih berhubungan juga dengan art history gue. gue lagi ngebet banget belajar town planning lebih jauh lagi... end of this year gue harusss mendapatkan intern di salah satu kantor para planners!!!

ngantuk. males. pengen tidur.




0 comments


 
what for?
Tuesday, April 22, 2008
nothing is ever enough
when you don't know what enough is
we can never be satisfied and we always want more
though we already have everything that we need but refuse to settle
pushing ourselves more to do better, to have more, but what for?
do we need to have everything, do we need to always reach for more?
they say you know when enough is enough
though honestly i know that nothing is ever enough.

Labels: , ,





0 comments


 
The 'what the fuck' day
Monday, April 21, 2008
so close yet so far away
got drunk and hungover the next day
not the first time and won't be the last
and again the tears come and the pain stays.




0 comments


 
No Perfect Romance
Saturday, April 19, 2008
She: "You know what, the first six months I was with him, I was so unhappy. Especially after we start living together, all problems just kept on coming. I would be at home by myself every weekend and he would go out with his friends partying. He'll come back five o'clock in the morning to just get changed and go out again! It was crazy, I hardly see him during the weekdays because he'll come home from work late at night too. I was crying and drinking by myself all the time, I was so angry with him, we were just like two different people having two different lives. Yeah we would have sex from time to time but it was more like an obligation you know, to keep the relationship 'healthy.' But I was so frustrated, so depressed. Then he wanted to share the rent and I got quite offended by that. I was expecting that he as a man would pay for the girl thing. I did pay my share but he earns so much more than me you know he could've just paid if he wanted to. Then I got really fed up and decided to go home for a holiday to see my family, I just couldn't do it. I just resigned my job and took a three weeks break. I told him I needed to think whether I am doing the right thing or not. Whether I was making the right choice. I spent four years of my life being with someone who I know is not the one just because I didn't want to be alone. But I want to learn from my mistakes. I didn't know what to do. He just didn't understand me and we just couldn't compromise with each other. But after I got back he slowly changed and we were learning to understand each other. You have to have the will to understand each other, otherwise it won't work."

Me: "Of course, you know sometimes people use reasons such as 'we are too different' as a reason for the failure but the fact is we are all different people. We grew up differently, we do things differently, we have been accustomed to our own world that sometimes it takes adjustments to enter each other's lives. Some lucky people could do it in a night, some take years. And love is not enough, there's always the hard work of compromising. When two people in a relationship it is harder because not only you are being intimate but it is also exposing the other side of you that you are not in the public. You deal with a real person, and sometimes what is real is not as beautiful as what you see. We all have our imperfections and the point of a relationship is to how much you two can cope with each other. Same interests helps, a similar point of view in life would really help, but the most important of all is the will. If the will is not there anymore then there's nothing to fight for."

She: "Exactly. And there's no such thing as a perfect human then there's no such thing as a perfect couple. Every couple has its flaws, there will always be different point of views, arguments, problems... it's impossible to have no problems, it's either you are damn lucky or you are not evolving in your relationship. Some people just clicks you know, they get along well, they work good as a partner, but in every stage of their relationship there has got to be a point where the two don't meet. And that is actually fine, very acceptable. How could you not? But it's about the willing to understand each other and the compromising act and all that effort."

Me: "Someone told me that he's been in relationships that problems only started after the first year. And I thought, wow, that took a long time. Some people I know would have issues from day one. My parent's been married for thirty years and they are on each other's guts sometimes. To me, problem is a problem, whether it'll come in the third month, the third year, or the third decade. It's not until you have gone through all the trouble together, fight like cats and dogs, then you can accept and understand each other on the same level. I know a friend of mine who were constantly fighting throughout the first year they were dating and a whole long story after that but now they are married with kids. They went through all that ugly days too. It's either you go through it in the beginning then you get a happy ending, which takes time. Or you have constant problems throughout the relationship because you can't tune in the same frequency. Not forgetting habits too. People don't change and people do change."

She: "Yeah but as I said, I had my terrible days with him too. Kept on wanting to break up with him, thinking that I just can't do this anymore. But I do love him and we made an effort to understand and compromise each other. Sometimes you can work things out, depending on how much do you want it to work. But you can't work alone. Now I am in a good place, I'm getting married with him in September. We had gone through that crazy stage but relationships without trouble is nonsense. There's no such thing as a perfect romance. There has got to be some stage where you are just so tired of each other and you just want to leave. But then love calls you back and then you'd just compromise. How's that for a life?"

Labels: ,





3 comments


 
Ada apa dengan Indonesia?
Friday, April 11, 2008
Dari kemaren bingung mau komentar apa soal blokir-blokiran website gara-gara film Fitna. Tapi kayaknya sekarang udah bisa lagi ya? Heboooohhh beeerraaattt yak. Haha seru sih tapi... Roy Suryo itu udah jadi selebriti, emang pakar IT di Jakarta cuma dia doang ya?

Hmmmm.... setuju ngga setuju sih. Tujuannya ngeblokir sih gue bisa ngerti dan sorry sorry aja, lumayan setuju. Memang untuk kepentingan dan keamanan dan ketentraman semua orang, lebih baik begitu. Karena kita ini bukannya pusingin orang-orang yang ngerti tapi lebih bahaya untuk mereka yang nggak ngerti. Dan untuk sementara ini gue rasa mayoritas penduduk Indonesia belum siap untuk bisa menonton film tersebut tanpa menyangkut pautkan emosi dsb. Susah. Orang Indonesia kan nggak bisa offended sedikit. Apalagi ini urusan agama. Bukan masalah pengetahuan Wilders tentang Islam itu minim atau apalah tapi masalah ini lebih condong ke arah terrorism. Kalau soal pengetahuan si Wilders tentang Islam itu minim sih alasan garing. Intinya dia bikin film ini kan karena he is trying to make a point, jadi alasan itu nggak valid karena ya jelas-jelas dia itu bias. Kalo ngga sih, ga ada film Fitna. Masalahnya kan karena dia tau sesuatu (yang buruk) tentang Islam, maka dari itu dia bikin film tersebut. Kalo misalnya ngga tau apa-apa ya ngapain juga bikin film.

Nah masalah tentang sesuatu yang dia tau tentang Islam itu 'salah' agak sulit di argumen karena intinya adalah bukan salah atau benar tapi tentang jihad-jihad itu dan pidato para imam-imam yang cukup mengkhawatirkan. Ya memang orang banyak bisa bilang, "itu ajaran Islam yang salah" atau "nggak semua Islam kayak gitu" tapi itu kan dari perspektif orang Islam sendiri, yang tau yang mana yang benar dan yang mana yang salah - pemeluk agama lain mana ngerti??? Dan memang ngga bisa ngerti karena namanya juga beda agama. D'oh. Perlu penjelasan lebih lanjut. Kalau memang ajaran Islam bukan kayak begitu ya ditindak lanjuti lah dengan statement-statement dari sang pemimpin agama. Biarkan mereka yang bertarung dengan pemimpin jihad-jihad tersebut. Ngerti gak sih maksud gue? If you have a problem within your system then please try to fix it, because only you people can fix it.

Kalau gini sih ngga ada ujungnya. Kayak dua orang sebrang-sebrangan di sungai nyoba ngobrol. Dan parahnya, apa yang si Wilders liat dan alami di sungai bagiannya adalah pemenggalan kepala perempuan dan lelaki. Ya jelas doi parno.... coba kalau kita tinggal di sana juga pasti parno. Tapi kalian tinggal di negara Islam terbesar di dunia... dan biarpun udah tinggal di 'gawang'nya, tetep aja masih suka bom sana bom sini. Kali lain dua pesawat Boeing nubruk WTC. Ya kalau udah gini sih gimana mau ngebelanya? Karena kalau udah gini sih tandanya perpecahan dalam agama Islam itu sendiri, jadi kalian lah yang saling berhadap-hadapan... jangan korbankan orang lain. Gitu loh intinya. Sama kayak dulu Kristiani terbelah antara Katolik sama Protestant juga pada heboh bunuh-bunuhan terus. Rebutan harta sana-sini. Sama aja sebenernya..

Untuk Indonesia, ini masalah sangat sensitif. Ngga pake film beginian aja udah kusut, apalagi ditambah. Sementara ini seperti yang kita tau sendiri kan, dari kemaren-kemaren aja kerjaannya bom sana bom sini.

Gue sendiri udah nonton film Wilders itu.... dan memang cukup menyeramkan. Gue harus akui dia bukan cuma berani dan nekad. Tapi dia super maha gokiiiil. Mau dibilang propaganda juga susah, karna footage-footage yang dia pake itu beneran. Perihal ayat-ayat dari Koran tentang jihad-jihad itu gue ngga tau jelas karna gue bukan Kyai. Tapi narrativenya cukup jelas.

Meskipun gue rasa orang Indonesia juga bar-bar (yaa rusuh 98, East Timor, belum lagi tribe-tribe di hutan belantara nun jauh di Kalimantan/Sumatera/Irian) tapi guepun setuju kalau bisa ngga sampe bocor ke Indonesia. Mau gimanapun juga Indonesia itu negara Muslim yang paling besar dan urusan kayak beginian nih nggak penting, yang ada malah cari penyakit.

Si Wilders itu emang cari penyakit banget. Gue aja nontonnya deg-degan. I fear not for my life but for his life! Gue ngga ngebayangin tuh orang kalo malem tidurnya nyenyak apa ngga sih. Kemaren terakhir ke Belanda sih memang kondisinya agak-agak atheist ya. Maksudnya, gereja-gereja udah banyak yang ditelantarkan. Ada satu gereja Kathedral di Amsterdam dipake untuk exhibition barang-barang dari Afghanistan. Ada satu gereja di Den Haag dipake untuk exhibition Art Deco. Ada gereja yang diconvert jadi disko. Ya gimana juga mau religius, brothels dimana-mana. (Meskipun ceritanya sekarang Red Light District ditertibkan, bekas brothels dijadiin butik butik baju) Cuma ya itu dia... nonton film Fitna itu emang ngeri karena footage yang dipake itu brutal-brutal semua. Dan sangat berpotensi untuk disalah artikan orang banyak dan bisa memicu konflik agama yang pasti nggak ada ujungnya. Yah nggak pake film si Wilders aja masih lanjut terus apalagi ditambah film ini.

Jadi kekhawatiran para Oom-Oom Kabinet supaya film ini nggak sampe bocor itu sih gue mengerti. Cuma aja ngga ngerti kenapa website yang lain macam multiply, myspace bisa ikutan diblokir.... mungkin memang nggak ada hubungannya, tapi ya kan sebetulnya website-website tersebut bisa upload video. Cuma yah yang namanya orang Indonesia kan... dari barang palsu sampe perbajakan memang jagonya, ntar-ntar juga pasti berkeliaran DVD ini di emperan. Ujung-ujungnya apa? Duit lagi.... Pertanyaannya: Siapa yang cari duit?

Well kalaupun MP, myspace, dll diblokir... itung-itung biar tambah giat kerja di kantor hehe.




3 comments


 
Petualangan selanjutnya....
Tuesday, April 08, 2008
Hmmmmm..... baru ngecek sama guru-guru gue ternyata cuma kelas Art History yang ada exam selebihnya hanya papers... Examnya juga minggu pertama Juni, jadi gue bisa langsung cabut.
Yes darlings, gue bisa datang ke kawinan kalian sekarang.. berarti libur dua bulan?? Hmmm... ya ya ya... Sydney, Singapore, Jakarta, Bali... ke Bali mau makan suckling pig nan gokilll itu.

Beberapa temen gue yang fanatik kuliner juga mau ikut berpetualang ke Jakarta. Mau liat Kelapa Gading katanya... haha.... abis mereka suka belagu bilang "Nih mie enak banget!" Kasiaaaan deeeeh, belom pada nyobain Bakmi GM aja tuh semua... ntar gue bawa ke kota baru pada bingung semua orang jualan mie di jalanan. Gue yakin bisa pada pusingggg melihat kemacetan Jakarta...

Stop over di Singapore dulu mau ketemu adik gue sebelum dia berangkat ke Canada. Adik gue baru keterima di University of Toronto Life Sciences dan artinya ya dia sudah confirm bakalan pindah ke Ontario bulan Juni ini.... Tadi siang gue makan hainanese chicken rice di city, menyedihkan... gue rindu berat sama chicken rice di Singapore yang cuma $2 tapi enak, banyak, dan kenyaaang makannya. Meskipun gue benci banget pas tinggal di Singapore dulu, tapi sekarang gue kangen dengan makanan, hiburan, kebersihan, dan antek-anteknya... Jalan-jalan di Arab Street & Little India. Makan seafood di hawker center. Ketemu sama temen-temen lama. Hmmm...

Abis dari Singapore ke Jakarta. Gue ulang tahun di Jakarta atau di Sydney ya... mungkin ulang tahun sama Nenek gue, karna bedanya sehari doang. Pasti dengan limpahan makanan yang buanyaaak.... gilaaa gue ngidam sate sum-sum Pak O'o di Jl. Pajajaran Bogor situ tuh... dan semua makanan dari Suryakencana macam ngohiang, pangsit pengantin, Mie Bandung, Mie Yunsin... ditambah dengan masakan nenek gue... awwwww mau mau mau mau mauuuuuuu.

Lalu kumpulan beberapa pasukan dan berangkat weekend ke Bali mungkin. Gue diajak salah satu sahabat gue ke Bali karena dia diundang sama suppliernya untuk food tasting sosis-sosis dari Jerman. Hmmmm pas banget.... gue inget dulu Bapak gue tiap pulang dari Jerman niat banget penuhin koper buat bawa sosis dari Jerman. Berpuluh-puluh Frankfurter... enakkkkkknyaaaaa. Trus di Bali mau makan suckling pig itu juga yang terkenal. Mau ajak Jerry supaya bisa diabuse jadi tukang foto hehehe....

2 minggu lagi ke Melbourne, yeiiii mau ketemu kakak gue. Sayang anaknya ngga di bawa... Bapak gue lagi di Swiss, uhhhhh mauuuuu balik lagi ke Europe... belum puassssss :(

Tapi sangat puas hari ini mengetahui kalau ternyata cuma ada 1 ujian dan itupun minggu pertama bulan Juni. Gue kira cuma bisa pulang 3 minggu aja. Ternyata sekarang bisa di extend jadi 1,5 bulan.
Sebenernya gue pengen keliling Aussie dulu sih tapi mungkin itu bisa kapan-kapan kali ya. Andai trip gue bisa dibalik gitu, kemarin January ke Jakarta lalu summer ini ke US & EU. Now that's what I call an ideal life.... damn.

Hmmmm.... tapiiiii tiket sudah di booking, tinggal dibayar minggu depan.

Haiiii Sate Padang. I'm coming home.

Labels:





0 comments


 
Another Genius from Japan
Monday, April 07, 2008

Now THAT is cool... Click here to check for more of his creative work.

Labels: ,





1 comments


the little madame

Name: Madame Meltje
Location: Biologically married to Jakarta, Indonesia & Abusive affairs with Singapore, the glorious U.S.A. and currently infatuated with Sydney, NSW, Australia

Her Cyber Space Passports

Melanie Camaro's Facebook profile

Madame's Jukebox


"Whatever is done from love always occurs beyond good and evil." |Nietzsche|

Know the Past to Know the Future

  • Maksud loe???
  • Game On Exhibition
  • Ngantuk
  • what for?
  • The 'what the fuck' day
  • No Perfect Romance
  • Ada apa dengan Indonesia?
  • Petualangan selanjutnya....
  • Another Genius from Japan
  • USYD & Harvard
  • "In the end, one loves one's desire and not what is desired." |Nietzsche|

    Other amusement for her brain other than boys! And ofcourse, some things worth knowing...

    "The best friend will probably acquire the best wife, because a good marriage is founded on the talent for friendship." |Nietzsche|

    Madame's List: What's Sexy This Season

    Some of Her Favorite Places to Hide and Seek..

    The Music Addict: Spoil Your Ears with Good Tunes

    Someday, when my life has passed me by, I'll lay around and wonder why you were always there for me ... One way, in the eyes of a passerby, I look around for another try, and fade away.. |Sugar Ray|

    Science taught me how to be rational, art taught me how to be humane

    Not-so-starving Artists

    "Heaven is not a place. It's just an idea. But it's a very strong idea, because if we didn't have it, we wouldn't have any hope." |Kevin, 7 years old|

    One enemy is too many, a hundred friends are too few; but it's nothing if no one means anything to you

    "Madness is rare in individuals -- but in groups, parties, nations, and ages; it is the rule." |Nietzsche|

    Hail Bloggers, We are the Future Generation of the Literary World

    "He who does not know how to put his thoughts on ice ought not to enter into the heat of battle." |Nietzsche|

    When everything is just an illusion..

    "...to imagine the joy of others and to rejoice at it is the highest privilege of the highest animals..." |Nietzsche|

    Back in The Days

    September 2004 / October 2004 / November 2004 / December 2004 / January 2005 / February 2005 / March 2005 / April 2005 / May 2005 / June 2005 / July 2005 / August 2005 / September 2005 / October 2005 / November 2005 / December 2005 / January 2006 / February 2006 / April 2006 / May 2006 / June 2006 / July 2006 / August 2006 / September 2006 / October 2006 / November 2006 / December 2006 / January 2007 / February 2007 / March 2007 / April 2007 / May 2007 / June 2007 / July 2007 / August 2007 / September 2007 / October 2007 / November 2007 / December 2007 / January 2008 / February 2008 / March 2008 / April 2008 /


    hits

    "If we live together with another person too closely, what happens is similar to when we repeatedly handle a good engraving with our bare hands: one day all we have left is a piece of dirty paper. The soul of a human being too can finally become tattered by being handled continually; and that is how it finally appears to us--we never see the beauty of its original design again." |Nietzsche|

    "Never to speak about oneself is a very noble piece of hypocrisy. Talking much about oneself can also be a means to conceal oneself." |Nietzsche|

    HELLO YELLOW!


    "Half-knowledge is more victorious than whole knowledge: it understands things as being more simple than they are and this renders its opinions more easily intelligible and more convincing." |Nietzsche|

    "Better late than Never"

    Other lovers out there.....

    Locations of visitors to this page


    Creative Commons License
    This work is licensed under a
    Creative Commons License.